prinsip- prinsip disiplin kelas
TUGAS
MANAJEMEN KELAS DI SD
TENTANG
PRINSIP- PRISIP DISIPLIN KELAS
PRINSIP- PRISIP DISIPLIN KELAS
DISUSUN OLEH:
ELVIRA DEVITA SRI
(1620180)
DOSEN
PEMBIMBING :
YESSI RIFMASARI MP.d
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP )
ADZKIA
2019
Secara etimologi
disiplin berasal dari bahasa Inggris Desciple, discipline, yang artinya
penganut atau pengikut. Ditinjau dari segi terminologi disiplin menurut para
ahli pendidikan mendefinisikan berbagai pengertian disiplin Menurut Suharsimi
Arikunto (1980: 114) Disiplin adalah kepatuhan seseorang dalam mengikuti
peraturan atau tata tertib karena didorong oleh adanya kesadaran yang ada pada
kata hatinya tanpa adanya paksaan dari pihak luar. Disiplin
adalah kesadaran untuk melakukan sesuatu pekerjaan dengan tertib dan teratur
sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku dengan penuh tanggung jawab
tanpa paksaan dari siapapun (AsyMas’udi, 2000).
Dengan disiplin dimaksudkan sebagai upaya untuk mengatur
perilaku anak dalam mencapai tujuan pendidikan, karena ada perilaku yang harus
dicegah atau dilarang, dan sebaliknya, harus dilakukan. Pembentukan disiplin
pada saat sekarang bukan sekedar menjadikan anak agar patuh dan taat pada
aturan dan tata tertib tanpa alasan sehingga mau menerima begitu saja,
melainkan sebagai usaha mendisiplinkan diri sendiri (self discipline). Artinya
ia berperilaku baik, patuh dan taat pada aturan bukan karena paksaan dari orang
lain atau guru melainkan karena kesadaran dari dirinya.
Disiplin bukanlah kepatuhan lahiriah, bukanlah paksaan, bukanlah
ketaatan pada otoritas gurunya untuk menuruti aturan. Disiplin adalah suatu
sikap batin, bukan kepatuhan otomatis. Siswapun bertanggung jawab untuk
menciptakan suasana kelas yang baik. Suasana kelas yang tidak tegang, ada
kebebasan tapi ada pula kerelaan mematuhi peraturan dan tata tertib sekolah.
Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa
disiplin adalah ketaatan dan ketepatan pada suatu aturan yang dilakukan
secara sadar tanpa adanya dorongan atau paksaan pihak lain atau suatu
keadaan di mana sesuatu itu berada dalam tertib, teratur dan semestinya serta
tiada suatu pelanggaran-pelanggaran baik secara langsung maupun tidak langsung.
B. BENTUK-BENTUK
DISIPLIN KELAS
Pelaksanaan disiplin di berbagai organisasi
seperti sekolah, berbeda bentuk dan macamnya Piet A Sahertian membagi disipli
kepada tiga bentuk seperti dibawah ini :
1.
Disiplin
Tradisional.
Disiplin
Tradisional adalah disiplin yang bersifat menekan, menghukum, mengawasi, memaksa
dan akibatnya merusak penilaian terdidik.
2.
Disiplin
Modern.
Pendidikan
hanya menciptakan situasi yang memungkinkan agar si pendidik dapat mengatur
dirinya. Jadi situasi yang akrab, hangat, bebas dari rasa takut sehingga si
terdidik dapat mengembangkan kemampuan dirinya.
3.
Disiplin
Liberal.
Disiplin
liberal adalah disiplin yang diberikan sehingga anak merasa memiliki kebebasan
tanpa batas. Adapun
prilaku beberapa macam bentuk-bentuk disiplin belajar di kelas yang
hendaknya dilakukan oleh para siswa dalam kegiatan belajarnya di sekolah yaitu
antara lain :
1.
Disiplin Siswa Hadir ke Sekolah
Menurut Slameto (2003:37) Disiplin siswa
hadir ke sekolah adalah “keaktifan, kepatuhan dan ketaatan dalam masuk dan
hadir ke sekolah tepat pada waktunya”. Artinya seorang siswa dikatakan disiplin
masuk sekolah jika ia selalu aktif masuk sekolah pada waktunya, tidak pernah
terlambat serta tidak pernah membolos setiap hari.
2.
Disiplin Siswa Dalam Mengerjakan Tugas
Mengerjakan tugas merupakan salah satu
rangkaian kegiatan dalam belajar, yang dilakukan di dalam maupun di luar jam
pelajaran sekolah. Tujuan dan pemberian tugas biasanya untuk menunjang
pemahaman dan penguasaan mata pelajaran yang disampaikan di sekolah, agar siswa
berhasil dalam belajarnya. Agar siswa berhasil dalam belajarnya perlu
mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tugas itu mencakup pengerjaan PR,
menjawab soal latihan buatan sendiri, soal dalam buku pegangan, ulangan harian,
ulangan umum dan ujian.
3.
Disiplin Siswa Dalam Mengikuti Pelajaran Di Sekolah
Menurut Slameto (2003:63) mengatakan bahwa
"Siswa yang memiliki disiplin belajar dapat dilihat dari keteraturan dan
ketekunan belajarnya". Disiplin siswa dalam mengikuti pelajaran di sekolah
menuntut adanya keaktifan, keteraturan, ketekunan dan ketertiban dalam
mengikuti pelajaran, yang terarah pada suatu tujuan belajar.
Keberhasilan siswa dalam studinya dipengaruhi
oleh cara belajarnya. Siswa yang memiliki cara belajar yang efektif
memungkinkan untuk mencapai hasil atau prestasi yang lebih tinggi dari pada
siswa yang tidak mempunyai cara belajar yang efektif.
4.
Disiplin Siswa Dalam Menaati Tata Tertib di Sekolah
Disiplin siswa dalam menjalankan tata tertib
di sekolah adalah kesesuaian tindakan siswa dengan tata tertib atau peraturan
sekolah yang ditunjukkan dalam setiap perilakunya yang selalu taat dan mau
melaksanakan tata tertib sekolah dengan penuh kesadaran.
Didalam proses balajar mengajar, disiplin
terhadap tata tertib sangat penting untuk diterapkan, karna dalam suatu sekolah
tidak memiliki tata tertib maka proses belajar mengajar tidak akan berjalan
dengan lancar sesuai dengan rencana. Antara peraturan dan tata tertib merupakan
suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan sebagai pembentukan disiplin siswa
dalam mentaati peraturan di dalam kelas maupun diluar kelas.
.
artikelnya sangat berguna dan bermanfaat
BalasHapusTrimakasih telah berbagi informasi, materi ini sangat bermanfaat bagi saya
BalasHapus